
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah rebound moderat Dolar AS (USD) setelah rilis risalah Rapat Kebijakan Moneter Federal Reserve bulan Desember.
Namun, dari perspektif yang lebih luas, mata uang bersama tetap berada di jalur apresiasi tahunan sebesar 14%, didorong oleh perbedaan kebijakan moneter antara Bank Sentral Eropa (ECB) dan Fed. Selain itu, kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump yang tidak menentu dan melemahnya ekonomi AS telah sangat membebani Dolar AS.
Pada hari Selasa, risalah FOMC mengkonfirmasi perbedaan yang luas di antara para pembuat kebijakan Fed. Komite kebijakan moneter menyetujui pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin dengan margin yang lebih rendah dari yang diperkirakan sebelumnya dan mensyaratkan pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut dengan penurunan inflasi yang stabil, yang menimbulkan keraguan tentang waktu pemotongan suku bunga berikutnya. Dolar AS menguat setelah rilis risalah rapat.
Dalam kalender makroekonomi, rilis data Klaim Pengangguran Awal AS akan menarik perhatian investor. Namun, volume perdagangan kemungkinan akan tetap rendah karena sebagian besar pasar akan tutup pada hari Kamis di tengah perayaan Tahun Baru dan pasar Jepang tutup untuk sisa minggu ini.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
EUR/USD mencatatkan pelemahan moderat selama sesi Amerika Utara pada hari Jumat karena Dolar AS (USD) bertahan kuat setelah rilis data ekonomi yang beragam dan komentar dovish dari pejabat Federal Res...
Pasangan EUR/USD bergerak tipis di sekitar 1,1580 pada sesi Asia hari Rabu(19/11), setelah tiga hari berturut-turut melemah. Tekanan utama datang dari menguatnya Dolar AS, karena pasar mulai mengurang...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat...
AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera...
Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi...
Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar...